KAJIAN KITAB IMDÂD ARBÂBIN NUHÂ & PENGARAHAN JAM'IYYAH AHLI THARIQAH AL-MU'TABARAH AN-NAHDLIYAH (JATMAN) SIDOARJO
1. Informasi Kegiatan
- Nama Kegiatan : Pengajian Rutin / Kajian Kitab Imdâd Arbâbin Nuhâ
dan Penguatan Jam'iyyah Jatman Sidoarjo
- Tempat Pelaksanaan :
Masjid Al-Fudola’, Porong, Sidoarjo
- Penyelenggara: Idarah Syu'biyyah Jatman Kabupaten Sidoarjo dan Idarah Ghusniyyah Porong
- Jumlah yang hadir : + 250 Orang
- Tautan Video: https://www.youtube.com/live/aIgRm_SQsQI
2. Susunan Acara
- Pembukaan: Dibuka oleh Pembawa Acara dengan bacaan Al Fatihah
- Tawasul / Doa Istighosah: Pembacaan Tawassul (Surat Al-Fatihah) dipimpin oleh Rois
Idarah Ghusniyyah JATMAN Kecamatan Porong
- Pembacaan Shalawat Thoriqiyah
& Mahallul Qiyam:
Dilantunkan bersama oleh Wathona Ghusniyyah Porong
- Sambutan-Sambutan:
- Sambutan pertama oleh Mudir
Idarah Ghusniyyah Jatman Kecamatan
Porong
- Sambutan kedua oleh Mudir Idarah
Syu’biyyah JATMAN Sidoarjo
- Acara Inti (Kajian Kitab): Pengajian kitab Imdâd Arbâbin Nuhâ yang dibacakan
oleh K.H. Nur Kholis Yahya dari Prambon Sidoarjo.
- Penutup & Pengarahan
Jam'iyyah: Penguatan dan penutupan oleh
Rais Idarah Syu'biyyah Jatman Kabupaten Sidoarjo, K.H. Nur Kholis
Misbah.
3. Ringkasan & Poin Penting Kegiatan
- Tujuan Penyelenggaraan Kajian: Kegiatan pengajian ini bukan sekadar rutinitas atau
pemenuhan program organisasi, melainkan sebagai upaya untuk membentengi
akidah umat serta menjaga agar sanad keilmuan para sesepuh dan Jam'iyyah
Ahlith Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman) senantiasa tersambung
hingga kepada para mursyid dan Rasulullah SAW.
- Kajian Kitab Imdâd Arbâbin
Nuhâ (Oleh K.H. Nur Kholis Yahya):
- Membahas tentang pentingnya mujahadah
(memerangi hawa nafsu) dalam upaya mendekatkan diri (wusûl) kepada
Allah SWT.
- Menjelaskan proses pensucian
hati (takhalli dan takhalli menuju tajalli) dari
sifat-sifat tercela (madzmûmat) diganti dengan sifat-sifat terpuji
(mahmûmat) .
- Membahas tingkatan nafsu
manusia, khususnya tahapan menuju Nafsu Mutmainnah yang dipenuhi dengan
akhlak mulia dan rida kepada Allah SWT.
- Pentingnya memiliki guru
mursyid yang kamil dan sanad yang muttasil (bersambung)
agar ibadah dan amaliah batiniyah terhindar dari kesesatan.
- Pengarahan & Pesan
Jam'iyyah (Oleh K.H. Nur Kholis Misbah):
- Mengingatkan pentingnya rasa
syukur atas nikmat iman, Islam, dan kesehatan, serta nikmat dapat
berkumpul di majelis zikir yang merupakan "taman-taman surga"
di dunia .
- Menekankan peran penting
Jatman di tengah dinamika umat dan masyarakat, serta pentingnya merawat
keikhlasan dalam berkhidmat di jalan Allah .
- Mengajak para jamaah untuk
senantiasa melatih hati melalui zikir agar senantiasa merasa dekat (ma'iyyah)
dengan Allah SWT dalam setiap keadaan, baik suka maupun duka.
4. Penutup
Acara
diakhiri dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Rais Idarah Syu'biyyah
Jatman Sidoarjo, memohon agar seluruh hajat jamaah dikabulkan, ilmu yang
didapat bermanfaat, serta senantiasa mendapatkan ridanya Allah SWT .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar