Berita Terkini
Rabu, 19 Agustus 2026
Rabu, 05 Agustus 2026
Wonoayu, 6 Agustus 2026 — Ghusniyyah Wonoayu melaksanakan kegiatan sosialisasi hasil Musyawarah Kerja (Musyker) kepada seluruh Idarah Sa’afiyyah se-Kecamatan Wonoayu pada Selasa (5/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat koordinasi organisasi di tingkat kecamatan.
Dalam sosialisasi tersebut, pengurus Ghusniyyah Wonoayu menyampaikan berbagai keputusan dan program kerja yang telah dirumuskan dalam Musyker. Seluruh peserta yang hadir dari berbagai Idarah Sa’afiyyah mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh semangat kebersamaan.
Sosialisasi ini bertujuan agar hasil Musyker tidak hanya menjadi keputusan organisasi, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata oleh seluruh jajaran Idarah Sa’afiyyah di wilayah Wonoayu. Penguatan komunikasi dan sinergi antaridarah menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut.
Pada waktu yang bersamaan, di tempat terpisah juga berlangsung kegiatan Idarah Ghusniyyah Krian yang dihadiri oleh Rois Idarah Syu’biyyah Sidoarjo, KH. Nurkholis Misbah, serta Katib Idarah Syu’biyyah Sidoarjo, KH. Arli Fauzi, SH., MH.
Kehadiran kedua pengurus Idarah Syu’biyyah Sidoarjo tersebut menunjukkan perhatian dan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan Ghusniyyah di tingkat kecamatan, baik di wilayah Wonoayu maupun Krian.
Melalui pelaksanaan sosialisasi hasil Musyker ini, diharapkan seluruh Idarah Sa’afiyyah se-Kecamatan Wonoayu semakin solid, memiliki arah gerak yang sama, dan mampu menjalankan program-program organisasi secara efektif demi kemajuan Ghusniyyah dan penguatan khidmah kepada umat.
Senin, 03 Agustus 2026
Pengajian ini dihadiri oleh jajaran pengurus Idarah Syu’biyyah JATMAN Sidoarjo, Idarah Ghusniyyah se-Kabupaten Sidoarjo, serta Idarah Sa’afiyyah se-Sidoarjo. Kehadiran para pengurus dari berbagai tingkatan tersebut menjadi wujud soliditas dan komitmen dalam menjaga kesinambungan dakwah dan pembinaan thariqah di lingkungan JATMAN Sidoarjo.
Acara dibuka oleh KH. Mujib Edikara. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Sholawat Thoriqiyah dan Mahallul Qiyam yang dipimpin oleh KH. Maslihan Alwi, sehingga suasana majelis semakin terasa religius dan penuh kekhusyukan.
Rangkaian inti pengajian diisi dengan pembacaan dan pengkajian kitab Imdad Arbabin Nuha oleh Kyai Dr. Chabib Mustofa. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan penjelasan mendalam mengenai kandungan kitab, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para peserta tampak antusias mengikuti diskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait materi yang disampaikan.
Selain pengajian kitab, acara juga diisi sambutan dari Kyai Agus M. Ali Fikri, S.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan sejumlah program JATMAN Sidoarjo, khususnya terkait perubahan teknis pelaksanaan pengajian bulanan. Jika sebelumnya pengajian dilaksanakan dua kali dalam sebulan, maka untuk saat ini disepakati menjadi satu kali dalam sebulan.
Beliau juga menjelaskan bahwa pelaksanaan pengajian ke depan akan dilakukan secara bergiliran dari satu Ghusniyyah ke Ghusniyyah lainnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Adapun pembacaan kitab juga akan dilakukan secara bergantian, sehingga diharapkan dapat memperluas partisipasi para masyayikh dan pengurus serta mempererat koordinasi antar-Ghusniyyah.
“Perubahan ini diharapkan dapat membuat pelaksanaan pengajian lebih efektif, merata, dan mampu memperkuat ukhuwah di lingkungan JATMAN Sidoarjo,” ujar Kyai Agus dalam sambutannya.
Menjelang akhir acara, doa penutup dipimpin oleh Rois Idarah JATMAN Sidoarjo, KH. Nurcholis Misbah, Pengasuh Pondok Pesantren Modern Al Amanah Junwangi, Krian, Sidoarjo. Dengan doa tersebut, seluruh rangkaian pengajian bulanan JATMAN Sidoarjo ditutup dengan penuh harapan agar kegiatan ini terus membawa keberkahan, memperkuat persatuan, dan meningkatkan semangat khidmah para pengurus serta jamaah thariqah di Kabupaten Sidoarjo.
https://www.youtube.com/live/4EsWWTefN54
Kamis, 30 Juli 2026
WARU, SIDOARJO – Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Idarah Ghusniyyah Kecamatan Waru kembali menggelar kegiatan Istighotsah dan Kajian Tasawuf yang menjadi agenda rutin pembinaan spiritual jamaah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli 2026 M bertepatan dengan 14 Safar 1448 H, bertempat di Balai Desa Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.
Acara diawali dengan istighotsah dan pembacaan dzikir bersama yang diikuti oleh para jamaah thariqah, pengurus JATMAN, serta masyarakat sekitar. Selanjutnya, Mudir Idarah Ghusniyyah Kecamatan Waru, KH. Maslihan Alwi, menyampaikan sambutan sekaligus penjelasan mengenai JATMAN, mulai dari pengertian, tujuan, hingga sejarah berdirinya organisasi yang menjadi wadah para pengamal thariqah mu'tabarah di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai pemateri utama KH. Nurkholis Misbah, Rois Idarah Syu'biyyah JATMAN Sidoarjo. Dalam mauidhah hasanahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menata niat dan menjadikan setiap aktivitas khidmah di JATMAN sebagai bagian dari ibadah dan wiridan kepada Allah SWT.
"Menjalankan tugas-tugas di JATMAN hendaknya dijadikan sebagai wiridan," pesan beliau kepada para jamaah. Menurutnya, pengabdian yang dilakukan dengan penuh keikhlasan akan bernilai ibadah dan menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selain itu, beliau juga menganjurkan jamaah untuk memperbanyak sedekah sebagai salah satu amalan yang memiliki banyak keutamaan dan menjadi sebab datangnya keberkahan dalam kehidupan. Sedekah tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga menjadi sarana membersihkan hati dan memperkuat hubungan seorang hamba dengan Tuhannya.
Dalam kajian tersebut, KH. Nurkholis Misbah turut menjelaskan hadis qudsi mengenai para malaikat yang berkeliling mencari majelis-majelis dzikir. Beliau menegaskan bahwa kehadiran seseorang di majelis dzikir merupakan karunia besar yang patut disyukuri karena menjadi bagian dari golongan yang disebut dan dimuliakan Allah SWT di hadapan para malaikat-Nya.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga. Salah satu bentuk akhlak yang baik adalah berusaha membahagiakan pasangan. "Menyenangkan istri juga menyenangkan Allah," ungkap beliau, seraya menekankan bahwa kehidupan spiritual yang baik harus tercermin dalam sikap dan perilaku kepada keluarga.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan antusiasme dari para peserta. Melalui istighotsah dan kajian tasawuf ini, diharapkan jamaah semakin memahami nilai-nilai tasawuf, memperkuat semangat berdzikir, meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah, serta istiqamah dalam berkhidmah di lingkungan JATMAN dan Nahdlatul Ulama.
Acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, keselamatan, dan keteguhan hati dalam menjalankan syariat, thariqah, serta khidmah kepada agama, bangsa, dan masyarakat.
Sabtu, 18 Juli 2026
Sidoarjo, 18 Juli 2026 – Idaroh Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) Sidoarjo mengundang segenap jamaah thariqah, pengurus, serta masyarakat umum untuk menghadiri Pengajian Rutin Sabtu Ke-3 yang akan dilaksanakan hari ini, Sabtu, 18 Juli 2026, bertempat di Pondok Pesantren Al-Amanah Junwangi, Krian, Sidoarjo, ba'da salat Dhuhur.
Kegiatan rutin bulanan ini akan diasuh langsung oleh Rois Idaroh Syu'biyyah JATMAN Sidoarjo, KH. Nurkholis Misbah, dengan mengangkat tema "Tasawwuf sebagai Jalan Menuju Jiwa yang Muthmainnah."
Melalui tema tersebut, para jamaah akan diajak untuk memahami pentingnya tasawwuf sebagai sarana penyucian hati, pembentukan akhlak mulia, serta upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT guna meraih ketenangan jiwa di tengah berbagai tantangan kehidupan. Pengajian ini juga menjadi media silaturahmi dan penguatan ukhuwah di antara jamaah thariqah serta warga Nahdliyyin di Kabupaten Sidoarjo.
Selain mendengarkan tausiyah, para peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan berupa dzikir bersama, pembacaan wirid, doa, dan pembinaan keagamaan yang menjadi ciri khas majelis JATMAN.
Panitia mengharapkan kehadiran seluruh jamaah dan masyarakat yang berkeinginan menambah wawasan keislaman serta memperkuat kehidupan spiritual. Semoga melalui majelis ilmu dan dzikir ini, Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan, ketenangan, dan kemanfaatan bagi seluruh peserta.
Mari hadir dan meramaikan majelis dzikir serta pengajian JATMAN Sidoarjo hari ini ba'da Dhuhur di Pondok Pesantren Al-Amanah Junwangi, Krian, Sidoarjo.
Rabu, 29 April 2026
Musyawarah tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan penting demi kelancaran dan kesuksesan acara yang akan digelar di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.
Adapun hasil rapat bersama Bagian Kesra Kabupaten Sidoarjo adalah sebagai berikut:
1. Pelaksanaan Halal Bi Halal ditetapkan pada Sabtu malam Minggu (Pahing), 9 Mei 2026.
2. Kegiatan dimulai ba’da Ashar pukul 15.00 WIB.
3. Jumlah jamaah yang akan dihadirkan sebanyak 1.000 jamaah.
4. Pembicara yang diharapkan oleh Pemerintah Kabupaten adalah Rois JATMAN.
5. Disiapkan ruangan khusus untuk Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA).
Dengan adanya perubahan ini, diharapkan seluruh jamaah, pengurus, dan pihak terkait dapat menyesuaikan jadwal serta mempersiapkan diri untuk menyukseskan acara tersebut.
JATMAN Sidoarjo mengajak seluruh jamaah untuk hadir dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, sehingga momentum halal bi halal ini menjadi ajang mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta meningkatkan sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat Kabupaten Sidoarjo.
Senin, 27 April 2026
Acara ini merupakan kolaborasi bersama Jam'iyyah Qurro' Wal Huffadz NU (JQH NU) dan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA), sehingga diharapkan menghadirkan rangkaian kegiatan yang penuh manfaat spiritual, sosial, dan kebersamaan.
Rangkaian acara akan dimulai sejak pagi hari dengan jadwal sebagai berikut:
06.00 – 14.00 WIB : Khotmil Qur'an
14.00 – 16.00 WIB : Bakti Sosial
16.00 – 18.30 WIB : Istighotsah dan Seni Al-Qur'an
19.00 – 21.00 WIB : Halal Bi Halal
Panitia mengajak seluruh jamaah, pengurus, serta masyarakat umum untuk hadir dan ikut meramaikan kegiatan ini. Selain menjadi ajang saling memaafkan pasca Idulfitri, acara ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan warga Nahdliyin serta menumbuhkan semangat pelayanan sosial kepada masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan JATMAN Sidoarjo bersama seluruh elemen yang terlibat dapat terus memberikan manfaat nyata bagi umat dan menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di tengah masyarakat.
















